UPAYA MEMPERTAHANKAN HUBUNGAN PERNIKAHAN BAGI CALON PENGANTIN DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN KONSEP STIFIn
DOI:
https://doi.org/10.53948/samawa.v3i2.81الملخص
Pernikahan adalah hubungan laki-laki dan perempuan. Di dalamnya bukan hanya soal seks, tetapi bagaimana terbangunya komunikasi yang baik. Mengingat angka perceraian di Indonesia sangat banyak. Maka ini salah satu penunjangnya. Dalam artikel ini penulis ingin memperkenalkan konsep STIFIn yang ditemukan oleh Farid Poniman tentang belahan otak manusia antara lain: Sensing, Thinking, Intuiting, Feeling, Insting. kepada calon pengantin (CATIN) supaya dengan mudah memahami karakter dan pola hidup bersama pasangannya. Artikel ini merupakan kajian pustaka dengan memakai metode pendekatan deskriptif analisis. Penemuan ini sangat membantu dalam mengenali karakter diri dan orang lain, khususnya terhadap calon pengantin (CATIN) untuk tercapainya rumah tangga yang Sakinah, Mawaddah, dan Warahmah.
Kata Kunci: Pernikahan, STIFIn, Calon Pengantin
التنزيلات
منشور
إصدار
القسم
الرخصة
الحقوق الفكرية (c) 2023 Moh Rosil Fathony Rosil

هذا العمل مرخص بموجب Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
SAMAWA memberikan akses terbuka terhadap siapapun agar informasi dan temuan pada artikel tersebut bermanfaat bagi semua orang. Semua konten artikel dalam jurnal ini dapat diakses dan diunduh secara gratis, tanpa dipungut biaya, sesuai dengan lisensi creative commons yang digunakan.
![]()
SAMAWA : Jurnal Hukum Keluarga Islam is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License


