AT-TAMLIK: Jurnal Ekonomi Islam https://www.ejournal.indafa.ac.id/index.php/at-tamlik <p>Jurnal <strong data-entity-type="MessageEntityBold">AT-TAMLIK</strong> merupakan media pengembangan ilmu pengetahuan keislaman yang fokus pada studi ekonomi islam dalam rangka meningkatkan ekonomi masyarakat yang diterbitkan oleh program studi Ekonomi Syariah Institut Agama Islam Darul Falah Bondowoso Jawa Timur. Jurnal <strong data-entity-type="MessageEntityBold"><em data-entity-type="MessageEntityItalic">AT-TAMLIK</em></strong> adalah bagian dari komitmen IAI Darul Falah dalam dalam rangka melestarikan tradisi intelektual ahli sunnah wal jamaah melalui bidang kajian teoritik, gagasan, dan penelitian studi konten dan lapangan. Jurnal ini terbit dua kali setahun yaitu pada bulan Februari dan Agustus.</p> id-ID <p><em>AT-TAMLIK memberikan akses terbuka <span id="result_box" lang="id">terhadap siapapun agar informasi dan temuan pada artikel tersebut bermanfaat bagi semua orang. Semua konten artikel dalam jurnal ini dapat diakses dan diunduh secara gratis, tanpa dipungut biaya, sesuai dengan <a href="https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/" target="_blank" rel="noopener">lisensi creative commons</a> yang digunakan.</span></em></p> <p><a href="http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/" rel="license"><img src="https://i.creativecommons.org/l/by-sa/4.0/88x31.png" alt="Creative Commons License" width="88" height="31" /></a><br /><strong>AT-TAMLIK : Jurnal Ekonomi Islam</strong> is licensed under a <a href="http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/" rel="license">Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License</a></p> attamlik@indafa.ac.id (attamlik) emankkhalil@gmail.com (Kholil Imam) Fri, 28 Aug 2026 14:17:25 +0000 OJS 3.2.1.2 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 Implementasi Sistem QRIS Dalam Mewujudkan Transaksi Syariah Di Era Ekonomi Digital https://www.ejournal.indafa.ac.id/index.php/at-tamlik/article/view/601 <p>Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi sistem Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) dalam mewujudkan transaksi syariah di warung Madura daerah Situbondo kota pada era ekonomi digital. Menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi kasus, penelitian ini melibatkan 10 pedagang pengguna QRIS dan 3 pedagang non-pengguna sebagai pembanding. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pedagang (70%) tidak memahami akad yang mendasari transaksi QRIS, 60% masih membebankan biaya tambahan kepada konsumen untuk menutupi Merchant Discount Rate (MDR) yang bertentangan dengan regulasi, dan terjadi kendala teknis pada 8,0% transaksi yang mengindikasikan adanya unsur gharar (ketidakpastian). Faktor sosiokultural dan religiusitas mempengaruhi adopsi QRIS, di mana</p> <p>80% pedagang menggunakan QRIS karena tuntutan pelanggan dan tren digital, namun 90% tetap memperhatikan aspek kehalalan dan keberkahan usaha. Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi QRIS di warung Madura Situbondo belum sepenuhnya mewujudkan transaksi syariah karena masih terdapat kesenjangan antara idealitas prinsip syariah dan realitas praktik, terutama pada pemahaman akad, mekanisme MDR, dan kepastian waktu penyelesaian dana. Diperlukan edukasi intensif, peningkatan infrastruktur teknologi, penguatan pengawasan, serta pendekatan berbasis komunitas melalui tokoh masyarakat dan ulama setempat agar ekosistem pembayaran digital yang modern, adil, transparan, dan sesuai syariah dapat terwujud secara optimal.</p> Mahrus Sholeh Hak Cipta (c) 2026 Mahrus Sholeh https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://www.ejournal.indafa.ac.id/index.php/at-tamlik/article/view/601 Fri, 28 Aug 2026 00:00:00 +0000